08 September 2008

Harga Villa 150 Juta EURO


Beberapa hari sebelum bursa transfer musim panas ditutup, tepatnya pada Rabu, 27 Agustus 2008 lalu, David Villa menegaskan komitmennya tetap tinggal bersama Valencia seiring dengan penandatanganan kontrak barunya selama enam tahun atau sampai 2014 di Estadio Mestalla. Putusan Villa tersebut memupus harapan sejumlah klub elite Eropa, terutama Real Madrid, yang tertarik memboyong top skorer di putaran final Euro 2008.

Namun, tidak begitu halnya dengan Manchester City, klub penghuni Liga Premier yang baru saja berubah wajah (kepemilikan) dari tangan Thaksin Shinawatra ke konsorsium juragan minyak Uni Emirat Arab yang tergabung dalam Abu Dhabi United Group (ADUG).

Dengan dukungan dana yang melimpah, City sesumbar bakal melakukan pendekatan terhadap para pemain top dunia, termasuk di antaranya Villa di bursa transfer musim dingin Januari 2009 mendatang. Hal ini merupakan perwujudan dari target yang ingin diraih taipan Arab yaitu melihat City menembus Liga Champions musim depan.

Valencia yang diklaim juga disodorkan tawaran terkait Villa di detik-detik akhir bursa transfer, menantang City dan ADUG untuk membuktikan sesumbarnya itu di bulan Januari. Los Che memberi bocoran jika City benar-benar menginginkan Villa tercantum dalam skuad Mark Hughes.

Yaitu, City harus berani menyodorkan tawaran rekor transfer: fee sebesar 150 juta euro atau sekitar 121,5 juta pound (hampir Rp 2 triliun). “Mereka (City) harus memenuhi besaran klausul hengkang dalam kontrak Villa yang mencapai 121,5 juta pound,” tegas Soriano seperti yang dikatakannya kepada harian Daily Star.

Akan tetapi, tak mudah bagi City untuk meminang Villa. Selain besarnya dana yang harus dikeluarkan, menurut agennya, Jose Luis Tamargo, penyerang berusia 26 tahun tersebut telah menyatakan tekadnya untuk mengakhiri karir profesionalnya bersama “Pasukan Kelelawar”. “Villa telah menyatakan keinginannya untuk tetap tinggal di Valencia dalam kurun waktu yang panjang. Lagipula, ia tidak punya hasrat berkecimpung di kancah persepakbolaan Inggris,” tegas Tamargo.

Jadi? Kita tunggu saja di bulan Januari apakah City berani menyodorkan tawaran ‘edan’ tersebut.

Tidak ada komentar: