Tampilkan postingan dengan label Basket. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Basket. Tampilkan semua postingan

31 Desember 2008

O'Neal Bawa Suns Gasak Thunder


Oklahoma - Phoenix Suns berhasil menggasak Oklahoma City Thunder dengan skor 110-102. Tampil sebagai bintang dalam kemenangan tersebut adalah center veteran Suns, Shaquille O'Neal.

Dalam pertandingan Selasa (30/12/2008) siang WIB, kunci kemenangan Suns terjadi di babak terakhir. Tim arahan Terry Porter itu membuat Thunder gagal mencetak point di lima menit pertama kuarter keempat. Mereka juga memenangi delapan dari 15 kali turnovers di saat-saat terakhir untuk mengamankan kemenangan.

Dalam laga ini, Suns harus kehilangan point guard handal mereka, Steve Nash, sejak menit kesembilan akibat mengalami masalah pada punggungnya. Suns kemudian memfokuskan serangan pada O'Neal.

Center bertinggi 216 cm itu kemudian mencetak delapan poin, 12 rebound, dan dua assist. Ia pun tampil sebagai top performer dalam pertandingan ini.

"Saya sudah mengatakan kepada mereka, 'Jika mereka percaya kepada saya, maka saya bisa mencapai angka-angka itu.' Hanya karena saya sudah berusia 35 tahun, mereka kadang menganggap saya sudah tua," ujar O'Neal seperti dilansir Yahoosports.

Sementara Nash masih belum yakin apakah cederanya bisa segera pulih atau tidak. Ia mengaku rasa sakit itu tiba-tiba datang menyerang ketika ia tengah bermain.

"Saya tidak tahu kapan rasa sakit itu mulai terasa. Saya merasa baik, namun rasa sakit itu menyerang saya saat bermain dan semakin terasa aneh. Kadang Anda bisa melakukan pemanasan dan mrasa sakit itu hilang, atau malah jadi lebih buruk. Saya tidak tahu apakah saya bisa bermain besok malam."

Cederanya Nash dapat diatasi dengan baik oleh para pemain Suns yang lain. Selain O'Neal, yang juga tampil baik adalah Jason Richardson yang mengumpulkan 20 poin, dan Mat Barness dengan 19 angka.

Sementara di kubu Thunder, rookie Russel Westbrook berhasil mencatat 31 angka, sekaligus menjadi capaian tertingginya selama berkarir di NBA. Sedangkan Jeff Green juga tampil baik dengan mencetak 22 poin.

Hasil ini membuat Suns bercokol di posisi kedelapan Wilayah Barat. Sedangkan bagi Thunder, kekalahan semakin mengukuhkan mereka sebagai tim terlemah dan semakin terpuruk di posisi buncit klasemen Wilayah Barat.

Hasil Pertandingan NBA lainnya:

Denver Nuggets 91
Atlanta Hawks 109

Orlando Magic 82
Detroit Pistons 88

Philadelphia 76ers 95
Utah Jazz 112

Chicago Bulls 100
New Jersey Nets 87

Memphis Grizzlies 98
Minnesota Timbewolves 108

Washington Wizards 89
Houston Rockets 87

Toronto Raptors 111
Golden State Warriors 117

30 Desember 2008

Bungkam Kings, Celtics Kembali Sangar


Sacramento - Boston Celtics akhirnya menjawab hasil meragukan mereka di dua laga terakhir dengan mengandaskan Sacramento Kings. Margin skornya pun tak main-main, yakni 108-63.

Dalam laga di ARCO Arena, Senin (29/12/2008) siang WIB, Kevin Garnett bermain ciamik dengan mengemas 21 poin dan sebelas rebound. Sementara Miki Moore dinobatkan sebagai penampil terbaik dari kubu Kings, walaupun hanya mencetak lima angka, satu assist, dan delapan rebound.

Kemenangan ini adalah jawaban sempurna atas dua kekalahan beruntun Celtics saat mengadapi La Lakers (83-92) dan Golden State Warriors (89-99). Padahal sebelumnya, Celtics sempat membuat rekor 19 kemenangan berturut-turut.

Jawaban ini semakin sempurna, karena Celtics menang dengan defisit 45 poin. Torehan fantastis tersebut sekaligus membuat rekor tersendiri dalam sejarah franchise. Kali terakhir The Celts meraih defisit angka besar adalah 38 tahun lalu saat mengandaskan Baltimore Bullets 153-107.

"Itulah jawaban kami," tukas Guard-Forward Celtics, Paul Pierce. "Kami merasa di dua laga terakhir kami tidak bisa menunjukkan apa yang kami lakukan sepanjang tahun. Kami ingin kembali dan memperkokoh pertahanan kami. Saya pikir kami
berhasil melakukan itu," sambungnya seperti dilansir Yahoosports.

Sementara rekor margin kemenangan ini tidak terlalu diperhatikan oleh pelatih Celtics, Doc Rivers. Karena hal terpenting adalah timnya kembali meraih hasil positif.

"Saya tidak terlalu mengetahui tentang margin tersebut. Sejujurnya saya tidak pernah melihatnya, juga skornya. Saya tahu kami menang dan itu adalah segalanya untuk kami," tukas Doc Rivers.

Hasil ini membuat Celtics semakin kokoh di peringkat pertama klasemen wilayah timur dengan catatan 28-4 (menang-kalah). Sedanglan Kings berada di posisi kedua wilayah barat dengan rekor 20-10.

Hasil pertandingan NBA lainnya:

Denver Nuggets 117
New York Knicks 110

New Orleans Hornets 105
Indiana Pacers 103

Dallas Mavericks 98
LA Clippers 76

Miami Heat 86
Cleveland Cavaliers 93

Golden State Warriors 113
LA Lakers 130

29 Desember 2008

Ampuhnya Sihir Magic & Wizards


Orlando - Orlando Magic berhasil mencetak tujuh kemenangan beruntun usai menggasak Minnesota Timberwolves. Sementara, Washington Wizards berhasil memutus rekor delapan kekalahan beruntun dengan mengalahkan Oklahoma City Thunder.

Dalam laga yang dihelat di Amway Arena, Minggu (28/12/2008) siang WIB, Rashard Lewis menjadi pencetak angka terbanyak Magic dengan 24 poin. Kemudian disusul oleh Jameer Nelson (20 poin) dan Dwight Howard (17) untuk membawa skuad besutan Stan Van Gundy meraih kemenangan dengan skor 118-94.

Kali terakhir Magic meraih catatan sejenis adalah saat mereka menang delapan kali berturut-turut dalam kurun 31 Maret-15 April 2006 lalu.

Meski Lewis adalah pencetak poin tertinggi, namun bintang kemenangan Magic yang sebenarnya ada pada diri Nelson. Point guard berusia 26 tahun ini menjadi bintang saat mencetak enam poin dari keunggulan 20-5 Magic di awal pertandingan.

Di kuarter ketiga, ia sempat ditarik karena cedera. Namun, di babak terakhir ia kembali dan mencetak dua belas angka yang akhirnya membawa timnya menjauh dari kejaran Timberwolves.

"Dia (Nelson) sangat dashyat mencetak poin, mengoper bola, menjaga bola dan bermain dengan energi yang baik. Di sepuluh menit terakhir dia sangat hebat," tukas Van Gundy seperti dilansir Yahoosports.

Wizards Akhirnya Menang

Sementara di pertandingan lainnya, Wizards akhirnya mengakhiri catatan delapan kali kekalahan beruntun mereka dengan mengalahkan Thunder dengan skor 104-95.

Dalam laga ini, Andray Blatche menjadi bintang dengan mencetak 19 poin, lima belas rebound dan empat assist untuk Wizards. Di kubu Thunder, Kevin Durrant memimpin perolehan angka timnya dengan 25 poin, sebelas rebound dan tiga assist.

Meskipun menang, posisi Wizard belum beranjak di dasar klasemen Wilayah Timur dengan rekor 5-23 (menang-kalah). Pun demikian juga dengan Thunder yang terbenam di posisi buncit wilayah Timur dengan torehan 3-28.

"Dalam situasi yang abnormal, semua pertandingan adalah laga yang harus dimenangi. Semua kekalahan terasa menyakitkan. Semua kekalahan akan menimbulkan analisis dan pengevaluasian ulang atas apa yang telah Anda lakukan," tandas pelatih interim Wizards, Ed Tapscott.

Hasil pertandingan NBA lainnya:

New Jersey Nets 114
Charlotte Bobcats 103

Chicago Bulls 117
Atlanta Hawks 129

Utah Jazz 115
Houston Rockets 120

Detroit Pistons 87
Milwaukee Bucks 76

Memphis Grizzlies 103
San Antonio Spurs 106

Toronto Raptors 89
Portland Trail Blazers 102

28 Desember 2008

Celtics Kembali Kalah


Oakland - Setelah memenangi 19 game berturut-turut, Boston Celtics untuk pertama kalinya di musim ini menelan dua kekalahan beruntun. Setelah LA Lakers, hari ini mereka ditundukkan Golden State Warriors.

Melawat ke Oakland dan bertandang di Oracle Arena, Celtics kalah sampai 10 poin pada pertandingan yang berakhir Sabtu (27/12/2008) siang WIB. Warriors mengalahkan Kevin Garnett dkk dengan skor 99-89.

Kekalahan ini terjadi dua hari setelah anak-anak Boston dihentikan Lakers, yang membuat rekor menang 19 kali tanpa henti mereka terhenti. Dan ini adalah kali pertama sang juara bertahan menelakan kekalahan beruntun di musim ini.

Sebaliknya, Warriors menguatkan dominasinya setiap kali menjadi tuan rumah untuk pasukan Boston. Dari 15 pertemuan terakhirnya di markas sendiri, Golden State menang 12 kali termasuk lima yang terakhir berturut-turut.

Stephen Jackson mencetak delapan poin di kuarter keempat yang menentukan, dan finish dengan 28 angka. Rekannya, Marco Belinelli, juga bermain bagus dengan mendonasikan 22 poin.

Paul Pierce menyumbangkan 21 poin dan lima assist, dan Garnett menorehkan 14 angka, tapi Celtics tetap tak berhasil mengimbangi Warriors.

Celtics (27-4) masih harus bermain kandang berturut-turut di Sacramento dan Portland untuk merampungkan agenda lawatannya di West Coast, sebelum melakoni lagi laga kandangnya.

27 Desember 2008

Lakers vs Celtics Pecahkan Rekor Empat Tahun


Los Angeles - Partai Los Angeles Lakers kontra Boston Celtics membuktikan diri sebagai partai yang sangat diminati penonton. Tayangan partai ini memecahkan rekor penonton TV dalam empat tahun.

Pertandingan yang dilangsungkan pada Hari Natal (25/12/2008) itu ditayangkan di stasiun televisi ABC dan menurut Nielsen Media Research, yang dikutip LA Times, menghasilkan rating 5,3.

Data tersebut menunjukkan bahwa pertandingan tersebut adalah pertandingan musim reguler NBA dengan rating tertinggi dalam empat tahun terakhir. LA Times sendiri tidak menjelaskan mengenai pertandingan mana yang memegang rekor rating tertinggi sebelumnya.

Rating 5,3 itu meningkat 51% dari rating 3,5 yang didapat oleh partai terakhir di Hari Natal 2007 antara Lakers melawan Phoenix Suns. Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangi Lakers 92-83 sekaligus memutus rentetan kemenangan Celtics di angka 19.

Dilihat dari data absolut, jumlah penonton total untuk partai-partai Hari Natal tahun ini juga meningkat. Ada 9,9 juta penonton di seluruh Amerika, naik dari jumlah 5,9 juta penonton untuk laga-laga di Hari Natal tahun lalu.

Pertemuan Lakers melawan Celtics sendiri adalah pertarungan antara dua tim paling on-fire di NBA saat ini. Lakers sementara menguasai klasemen Wilayah Barat dan Celtics berkuasa di Wilayah Timur. Keduanya merupakan finalis NBA musim lalu.

Phil Jackson Sudah Menang 1000 Kali


Los Angeles - Los Angeles Lakers berhasil menghentikan sembilan belas kali kemenangan beruntun Boston Celtics. Catatan positif lain juga diraih pelatih LA Lakers, Phil Jackson.

Dalam pertandingan Jumat (26/12/2008), Lakers berhasil menekuk menekuk Celtics 92-83. Kobe Bryant bermain ciamik dengan menginspirasi Lakers dengan 27 poin, sembilan rebound dan lima assist yang dibuatnya.

Akan tetapi, bintang lapangan Lakers bukan hanya Kobe. Kemenangan atas Celtic bikin Jackson sang pelatih Lakers juga mencatatkan kemenangannya yang ke-1000 sepanjang karir melatihnya di NBA.

Raihan pria kelahiran Montana 63 tahun lalu tersebut sekaligus membuatnya menjadi pelatih keenam yang bisa membuat rekor sejenis sepanjang sejarah kompetisi basket terkemuka di dunia itu.

Jackson menjadi pelatih tercepat yang meraih kemenangan keseribunya, melewati Pat Riley. Dari tujuh belas musim yang Jackson habiskan bersama Chicago Bulls dan Lakers, dia telah mencatat rekor 1000-423 (menang-kalah).

Menorehkan capaian luar biasa itu dengan cara menaklukkan Celtics jelas bikin Jackson bahagia. "Itu adalah kemenangan yang sangat baik, kami tahu kami ingin menang dan kami memiliki kemampuan untuk itu," ucap dia seperti dilansir AFP.

Ucapan selamat juga diucapkan oleh pelatih Celtic, Glenn 'Doc' Rivers. "Hal itu sangat luar biasa. Maksud saya, dia adalah salah satu pelatih terhebat sepanjang sejarah. Saya bisa menjamin bahwa saya tidak bisa memenangkan 1.000 pertandingan karena saya tidak bisa di sini terlalu lama," ujarnya di usatoday.com.

"Itu hanya angka yang sangat luar biasa. Ketika anda mendapat kemenangan yang ke-1000, itu berbicara banyak," pungkas Rivers.

Lakers Hentikan Laju Celtics


Los Angeles - Laju kemenangan Boston Celtics akhirnya terhenti di Staples Center kandang Los Angeles Lakers. Celtics dikalahkan Lakers 83-92, dengan dimotori Kobe Bryant.

Asa Celtics meraih kemenangan ke-20 berturut-turut akhirnya pupus. Catatan kemenangan beruntun mereka hanya sampai di angka ke-19.

"Mereka sudah memenangi 19 kali beruntun dan bertekad mencapai satu lagi. Itu adalah tantangan untuk menghentikan kemenangan beruntun mereka karena mereka bermain sangat baik," ucap Bryant di Yahoosport.

Dalam pertandingan, Jumat (26/12/2008) WIB, Celtics dan Lakers bertarung ketat di kuarter pertama. Tim tamu memimpin tipis di akhir kuarter ini dengan 24-23.

Lakers bangkit di kuarter kedua dan membuat 28 angka sementara Celtics cuma menambah 21. Lakers pun balik memimpin 51-45.

Celtics sempat memangkas ketinggalan di kuarter ketiga dan mendekatkan jarak jadi 67-71, namun keunggulan mampu terus dijaga Lakers yang akhirnya menutup kemenangan dalam partai yang bak ulangan final musim lalu itu, dengan 92-83.

Bryant menjadi bintang kemenangan Lakers dengan membuat 27 poin, 9 rebound dan 5 assist. Sementara di kubu Celtics Garnett jadi penampil terbaik dengan 22 poin, 9 rebound dan 2 assist.

Hasil Pertandingan Jumat (26/12/2008) WIB:

New Orleans vs Orlando 68-88
San Antonio vs Phoenix 91-90
Boston vs LA Lakers 83-92
Washington vs Cleveland 89-93
Dallas vs Portland 102-94

26 Desember 2008

'Ritual Kapur' LeBron James Inspirasi Sepatu


Cleveland - LeBron James punya sebuah ritual unik sebelum bertanding, yakni dengan melempar bubuk kapur ke udara. Ritual itu lalu menginspirasi produk sepatu terbaru sang bintang.

Saat Cavaliers menjamu Washington Wizards di Quicken Loans Arena, Jumat (26/12/2008) pagi WIB, sepatu terbaru James yang dibuat oleh Nike itu akan diluncurkan. Sepatu ini adalah yang kesembilan dari seri Zoom LeBron VI dan diberi kode 'chalk' alias kapur.

Sepatu ini memang memperoleh inspirasi produksinya dari ritual James menaburkan bubuk kapur di depan meja pencatat skor yang sudah dilakukannya semenjak beberapa tahun lalu.

Siluet bintang berusia 23 tahun itu bakal terpampang di lidah sepatu yang memiliki paduan warna biru, coklat dan merah itu. Di lidah sepatu 'Chalk', James terlihat sedang menaburkan kapur ke udara, persis seperti ritual pra pertandingannya.

Tak hanya itu, sekitar 20 ribu penonton yang datang nantinya juga bakal terlibat dalam pertunjukkan itu. Seperti dikabarkan YahooSports, Nike sudah menyiapkan paket-paket confetti yang akan ditaburkan para penonton seiring dengan gerakan James menabur kapur.

Karena bertepatan dengan hari Natal, James juga membuat sebuah jamuan khusus untuk 25 keluarga pada pertandingan itu. Mereka akan diberi hadiah-hadiah serta bertemu sang bintang sebelum pertandingan.

25 Desember 2008

Celtics Belum Berhenti Menang


Boston - Boston Celtics menggenapkan rentetan kemenangannya jadi 19 kali beruntun usai mengalahkan Philadelphia 76ers, 110-91. Tapi Celtics belum boleh tinggi hati karena rekor itu bisa saja menguap tiba-tiba.

Di TD Banknorth Garden, Rabu (24/12/2008) WIB, Celtics praktis memegang kendali permainan sedari awal sampai akhir. Sepanjang empat kuarter, Kevin Garnett cs hanya kalah beroleh angka di kuarter ketiga, meski tetap stabil memimpin di papan skor.

Kemenangan tersebut membuat Celtics tak terkalahkan dalam 19 partai, melewati rekor yang pernah mereka buat pada periode 1981-1982 silam. Mereka kini membidik kemenangan ke-20 kala melawan Los Angeles Lakers, tim yang dihadapi pada final NBA musim lalu, pada hari Natal.

Pendukung Celtics sendiri tampaknya sudah tak sabar tim kesayangannya memperpanjang kemenangan lagi. Bahkan ketika pertandingan lawan Sixers masih tersisa lima menit 27 detik lagi, penontin sudah berteriak, "Kalahkan L.A!."

Garnett, yang dalam pertandingan menyumbang 18 angka buat Celtics, mengingatkan kalau kemenangan ke-19 yang baru dicapai jangan bikin mereka langsung terbuai atau terlena.

"Kecuali kamu memenangi semuanya, ini sama saja masih mengambang di udara. Kamu melihatnya, lalu tiba-tiba bisa menguap," tegas dia di Yahoosports.

Paul Pierce pun mencuatkan kewaspadaan serupa, apalagi dia masih ingat benar kalau Celtics juga sempat kalah dalam 18 kali laga beruntun pada 5 Januari sampai 14 Februari.

"Kalau kami sudah menang 19 kali berturut-turut, memangnya dapat apa? Sebuah mobil baru? Kalau benar, beritahu aku. Apa ada tim Boston Celtics yang sudah kalah 18 kali beruntun? Aku dulu ada di sana," seru Pierce.

Forward tim Sixers Andre Iguodala pun ikut mengingatkan Celtics agar terus menjejak bumi. Dia mencontohkan sebuah tim lain asal kota Boston yang terus-terusan menang sampai 18 kali, tapi kalah di laga ke-19 yang adalah sebuah laga final.

"Seperti Patriots. Mereka tak terkalahkan sebelum kalah di final," lugas dia, merujuk kepada tim American Football New England Patriots yang kandas di partai puncak Super Bowl XLII musim 2007.

Hasil Pertandingan, Rabu (24/12/2008) WIB:

Washington vs Charlotte 72-80
Oklahoma City vs Atlanta 88-99
Houston vs Cleveland 90-99
New Jersey vs Indiana 108-107
Golden State vs Miami 88-96
Philadelphia vs Boston 91-110
LA Lakers vs New Orleans 100-87
Chicago vs Detroit 98-104
Utah vs Milwaukee 86-94
Memphis vs Dallas 82-100
Minnesota vs San Antonio 93-99
Denver vs Portland 92-101.

24 Desember 2008

Artest soal LeBron, Yao dan Titel Jawara


Houston - Houston Rockets tampil stabil musim ini dan sementara masih dalam posisi aman menuju play-off. Hal ini menimbulkan optimisme di dada Ron Artest, bahwa kubunya bisa berbuat banyak.

Di pertandingan terakhirnya, Selasa (23/12/2008) pagi WIB, Rockets sukses membungkam New Jersey Nets dengan 114-91. Artest berperan penting dalam kemenangan ini dengan menyumbang 10 angka serta mengunci pergerakan andalan Nets, Vince Carter.

Artest punya tugas berat dalam pertandingan berikut Rockets melawan Cleveland Cavaliers di kandang lawan, Rabu (24/12) pagi WIB ini. Guard/forward 29 tahun itu punya tugas mematikan bintang Cavs, LeBron James, seperti halnya ketika ia menjinakkan Carter.

"Bagi pemain lain, itu berat, tetapi tidak bagi saya. Itu seperti bermain melawan orang lain dan saya akan melakukan apa yang biasa saya lakukan. Pemain lain barangkali harus rehat dan tidur sebelum menghadapinya," sumbar Artest kepada SportingNews.

Bintang kemenangan lain saat Rockets menundukkan Nets adalah Yao Ming. Sumbangan 24 poin, 16 rebound dan dua assist center asal China itu mengantar Rockets berjaya.

"Yao sangatlah penting. Dia bukan yang terpenting, karena yang terpenting adalah tim. Tetapi hal terpenting kedua di tim ini adalah Yao Ming," kata pemain yang terkenal dengan temperamen tingginya itu.

Rockets untuk sementara berada di peringkat ketiga klasemen Wilayah Barat. Artinya, pasukan Rick Adelman itu masih aman untuk ke play-off. Lalu, akankah prestasi ketika mereka dua kali menjuarai NBA pada 1994-1995 akan terulang?

"Kami boleh percaya diri. Kami hanya harus terus memperbaiki diri. Anda tidak bisa memenangi apapun saat ini. Final NBA akan digelar Juni (2009), jadi kami harus memastikan masuk ke waktu play-off dengan siap dan kami harus mencapai puncak di saat yang tepat," tandas Artest.

Ketika Kakak Kalahkan Adik


Memphis - Laga LA Lakers kontra Memphis Grizzlies, Senin (22/12/2008), adalah kali pertama dua laki-laki bernama belakang Gasol bertemu di pertandingan kompetitif. Hasilnya, sang kakak tampil sebagai pemenang.

Dalam laga tersebut, sorotan bukan hanya ada pada Kobe Bryant yang menjadi bintang dengan mencetak 36 poin saat Lakers mengandaskan Memphis 105-96. Namun publik juga menantikan pertemuan Paul dan Marc Gasol sebagai "musuh".

"Seseorang harus kalah malam ini, ya?" seloroh Pau Gasol pada reporter, seperti dikutip Reuters. "Saya senang kami bisa menang, karena kami memang sangat membutuhkannya terus mengejar tujuan kami."

"Tapi saya minta maaf karena yang akhirnya Grizzlies dan adik saya," sambung pemain Lakers yang mencetak 15 poin dalam pertandingan tersebut, sedangkan Marc hanya mendulang delapan angka.

Gasol yang lebih tua sudah cukup karatan bermain di NBA. Dia pernah menjadi pujaan publik Memphis dalam kurun 2001-2008. Tak heran ketika diperkenalkan sebelum pertandingan, center berusia 28 tahun itu memperoleh sambutan tepuk tangan maupun siulan panjang.

Pau Gasol menanggalkan kostum Grizzlies-nya pada Februari lalu untuk bergabung dengan Lakers. Ia meninggalkan Memphis sebagai pengumpul poin, rebound, dan blok terbanyak dalam sejarah klub tersebut.

Sementara Marc, ini adalah musim pertamanya berkarir di NBA. Sebelumnya center berusia 23 tahun ini memperkuat Winterthur FC Barcelona (2004-2006) dan Akasvayu Girona (2006-2008). Bersama kakaknya ia sering tampil bersama membela timnas Spanyol, dan juga bertemu di beberapa partai persahabatan.

Bryant Hajar Grizzlies, Yao Ming Bungkam Nets


Memphis - Kobe Bryant menjadi bintang kemenangan LA Lakers atas Memphis Grizzlies 105-96. Di laga lain, Yao Ming tampil menawan untuk menginspirasikan kemenangan Houston Rockets atas New Jersey Nets.

Dalam pertandingan yang berakhir Selasa (23/12/2008) pagi WIB, Lakers sempat dibuntuti dengan cukup ketat oleh sampai memasuki menit-menit terakhir pertandingan. Mereka hanya unggul lima poin sampai tiga menit terakhir.

Namun di sisa waktu yang ada Bryant berhasil menjadi bintang dengan mencetak 10 poinuntuk membawa timnya menang. Total, bintang berusia 30 tahun itu melesakkan 36 poin, empat rebound dan tiga assist.

Di kubu Memphis, Rudy Gay menjadi pencetak angka terbanyak dengan 23 poin. Rekannya yang bermain lebih dominan dibandinig pemain-pemain tuan rumah yang lain adalah O.J. Mayo yang membukukan 22 poin.

"Kami tahu apa yang kami ingin lakukan," ujar Bryant tentang lawannya yang rata-rata masih berusia muda itu. "Untuk tim yang masih muda, mereka masih mencari identitas. Kami telah sudah melakukannya dan telah mendapatkannya," sambungnya seperti dilansir Yahoosports.

Hasil di atas membuat Lakers belum terkejar di puncak klasemen Wilayah Timur dengan rekor 21-5. Sedangkan kekalahan membuat Memphis terpaku di urutan ke-10 Wilayah Barat dengan statistik 9-17.

Yao Ming Bungkam Nets


Di East Rutheford, Yao Ming menjadi pencetak angka terbanyak dengan 24 poin, 16 rebound dan 2 assist, saat Rockets menekuk pasukan New Jersey 114-91, sekaligus memberi Nets kekalahan keenam dalam delapan game terakhirnya.

"Yao bermain dalam waktu yang lama, dan mereka (Nets) tidak menemukan jawabannya untuk (menghentikan) dia," tukas pelatih Rockets, Rick Adelman, seusai pertandingan.

Hasil pertandingan lain:

Golden State 81
Orlando 113

Portland 89
Denver 97

Sacramento 85
San Antonio 101

22 Desember 2008

Bryant Oke, Magic Tetap Tekuk Lakers


Orlando - Kobe Bryant jadi inspirator Los Angeles Lakers kala melawan Orlando Magic. Sayang buat Lakers, sang bintang luput memasukkan tembakan tiga angka di menit akhir dan Lakers pun kalah 103-106.

Di Amway Arena, Minggu (21/12/2008) WIB, Bryant mengemas poin tertingginya musim ini, 41 angka. Tapi itu belum cukup untuk membawa kemenangan buat timnya Lakers.

Lakers dan Magic memulai pertandingan dengan sengit. Raihan kedua tim di kuarter pertama pun berselisih ketat 23-24, dengan Lakers memimpin tipis.

Pada kuarter kedua, Lakers tancap gas dan menambah 34 angka, sementara tuan rumah cuma 26. Tim tamu pun menutup paruh pertama dengan keunggulan 58-49.

Magic ganti mendominasi perolehan angka di kuarter ketiga dengan tambahan 36 poin, untuk ganti memimpin 85-84 atas Lakers. Di kuarter penutup, keunggulan itu bisa dipertahankan Magic untuk menang dengan selisih tiga poin.

Pada detik-detik akhir, Bryant yang dalam pertandingan mendapat kawalan ketat pemain Magic sebenarnya berpeluang membuat pertandingan memasuki babak overtime. Namun, tembakan tiga angkanya gagal menceplos masuk.

"Mereka seringkali menugaskan tiga orang menjagaku (di paruh kedua). Saat saya mulai melaju, mereka mengirim semua pemain," ucap Bryant seperti dikutip Yahoosports.

Meski begitu, Bryant tetap jadi penampil terbaik Lakers dengan total sumbangan 41 poin, 8 rebound dan 3 assist. Sementara Jameer Nelson jadi bintang di kubu Magic dengan 27 poin, 4 rebound dan 5 assist.

Hasil Pertandingan Minggu (21/12/2008) WIB:

LA Lakers vs Orlando 103-106
Golden State vs Charlotte 110-103
Indiana vs Philadelphia 95-94
Houston vs Minnesota 109-102
Miami vs New Jersey 106-103
Sacramento vs New Orleans 90-99
Toronto vs San Antonio 97-107
LA Clippers vs Milwaukee 85-119
Utah vs Chicago 98-106
Denver vs Phoenix 101-108

21 Desember 2008

Celtics Catat 17 Kemenangan Beruntun


Boston - Keperkasaan Boston Celtics masih terus berlanjut. Celtics kini telah mengantongi 17 kali kemenangan berturut-turut setelah mengatasi Chicago Bulls dengan skor 126-108.

Celtic terus melanjutkan performa terbaik mereka. Kini Celtics Boston bisa menyamai kemenangan beruntung terpanjang dalam dalam sejarah franchise jika mereka mampu mengalahkan New York Knicks pada Minggu (21/12/2008) besok waktu setempat.

Kemenangan tersebut juga akan membuat Celtics (25-2) bisa menyamai start terbaik NBA setelah 28 pertandingan. Pada 1966-67 Philadelphia 76ers dan 1969-70 Knicks sama-sama mencatat 26-2 sebelum memenangi kompetisi NBA ini.

Pada pertandingan di TD Banknorth Garden Boston, Sabtu (20/12/2008), Ray Allen menjadi bintang dalam pertandingan menghadapi Bulls setelah menjadi penyumbang poin tertinggi bagi Cetics yaitu 27 poin.

Sedangkan Kendrick Perkins mencetak poin tertinggi dalam karirnya dengan mencetak 25 poin plus delapan rebound bagi Celtics. Sementara Kevin Garnett menyumbangkan 17 poin dan Paul Pierce menambah 16 poin.

Yang menarik juga adalah aksi guard Boston, Rajon Rondo yang masih melanjutkan kontribusinya bagi timnya. Ia berhasil membuat 15 assist dari 40 assist Celtics di pertandingan ini.

Sedangkan poin tertinggi di kubu Bulls dicetak oleh Luol Deng dengan 19 poin plus tujuh rebound. Sementara Andres Nocioni menyumbangkan 16 poin.

Hasil Pertandingan NBA lainnya:

Philadelphia 109
Washington 103

LA Clippers 117
Indiana 109

Dallas 97
New Jersey 121

Milwaukee 105
New York 81

Chicago 108
Boston 126

Golden State 99
Atlanta 115

LA Lakers 87
Miami 89

Toronto 83
Oklahoma City 91

Charlotte 112
Memphis 83

Utah 120
Detroit 114

Sacramento 96
Houston 107

Cleveland 105
Denver 88

20 Desember 2008

Magic Dominasi Spurs


Orlando - Orlando Magic mulai menjadikan dirinya sebagai salah satu tim yang harus diseriusi. Salah satu buktinya adalah ketika Magic mendominasi San Antonio Spurs sebelum membenamkannya.

Di Amway Arena Orlando, Jumat (19/12/2008) pagi WIB, Magic sukses menundukkan tamunya itu dengan 90-78. Satu kemenangan yang didapatkan melalui sebuah dominasi total semenjak awal kuarter pertama.

Magic unggul 44-29 di akhir kuarter kedua. Memasuki kuarter ketiga, Magic bahkan sempat unggul 23 poin sebelum Spurs mendekat. Di kuarter terakhir, Spurs mengejar dengan mencetak skor 13-4. Namun Magic berhasil menjaga keunggulannya hingga akhir pertandingan.

Jameer Nelson menjadi bintang kemenangan Magic kali ini. Pemain berposisi guard itu mencetak 24 angka empat rebound dan tujuh assist. Dari 24 poinnya, 21 di antaranya dicetak Nelson di dua kuarter penghabisan.

Kemenangan ini membuat Magic kokoh di peringkat teratas Divisi Southwest dengan rekor 20-6. Keberhasilan atas Spurs juga menjadi catatan kemenangan ketujuh tim asuhan Stan Van Gundy itu dari delapan pertandingan terakhir.

"Kami harus bermain dengan penuh semangat. Karena tak ada seorang pun yang percaya kepada kami. Semua meragukan kami," kata Nelson di YahooSports. "Kami harus bermain untuk para fans dan rekan setim. Semuanya akan baik-baik saja."

Kemenangan ini juga jadi modal penting bagi Magic menghadapi tiga pertandingan mendatang, di mana dua di antaranya adalah melawan LA Lakers (20/12) dan New Orleans Hornets pada malam Natal.

Hasil pertandingan lain:
Phoenix 119-124 Portland

19 Desember 2008

Celtics Belum Terbendung, Spurs Terjegal


Atlanta - Boston Celtics belum terbendung dalam mengumpulkan kemenangan demi kemenangan, usai menundukkan Atlanta Hawks. Sementara rentetan kemenangan San Antonio Spurs justru terhenti di tangan New Orleans.

Bertandang ke Philips Arena, Kamis (18/12/2008) WIB, Celtics mendapat perlawanan sengit dari tuan rumah sebelum kemudian memastikan kemenangan 88-85. Hasil ini memperpanjang rentetan kemenangan skuad besutan Glenn Rivers menjadi 16 secara beruntun dan mencatatkan rekor 24-2 sepanjang musim ini.

Adalah Kevin Garnett yang menjadi pahlawan kemenangan Celtics setelah membukukan 10 poin, dari total 18 yang dia bukukan sepanjang pertandingan, di kuarter final. Sumbangan poin lainnya datang dari Paul Pierce yang menambahkan 18 poin, meski status pemain dengan performa terbaik jatuh pada Rajon Rondo dengan 15 poin, enam rebound dan tujuh assist.

Hawks yang sebelum laga ini baru menelan satu kekalahan di kandang, memberikan perlawanan sengit sejak laga kuarter awal. Hingga separuh pertandingan terlewati mereka unggul tipis 43-42, setelah pada kuarter awal menyerah 21-22.

Sebuah tembakan Garnett saat waktu tersisa 30,8 detik membawa Celtics balik mengungguli tamunya 85-84. Sementara Rondo mengubah poin menjadi 86-84 saat waktu tersisa 9,1 detik ketika dia cuma bisa memasukkan satu dari dua lemparan bebas yang didapat. Posisi unggul tersebut sukses dipertahankan Celtics hingga akhir laga dengan kedudukan 88-85.

Dengan 20 poin dikumpulkan Joe Johnson menjadi penampil terbaik tim tuan rumah. Dia membukukan 20 poin, lima rebound dan empat assist.

Spurs Terjegal Hornets

Sementara itu dari New Orleans Arena, tuan rumah sukses menghentikan laju kemenangan San Antonio yang sebelumnya sudah berjumlah enam. Orleans yang saat ini duduk di posisi dua wilayah barat meraih kemenangan dengan skor 90-83.

Kemanangan Hornets tersebut disempurnakan dengan sukses Chris Paul memecahkan rekor steal berturut-turut di 106 pertandingan regular NBA. Dalam pertandingan kemarin dia resmi menyamai rekor milik Alvin Robertson yang mengukirnya dalam kurun November 1985-Desember 1986.

hebatnya lagi, point guard 23 tahun itu kemudian tercatat sebagai best performance. Dia membukukan 19 poin, enam rebound dan 12 assist. Sementara Manu Ginobili menjadi yang terbaik d kubu Spurs usai mencatatkan 17 poin, sembilan rebound dan lima assist.

Hasil pertandingan lain
Golden State vs Indiana 120-127
Milwaukee vs Philadelphia Milwaukee 88-93
Boston vs Atlanta Boston 88-85
Dallas vs Toronto Dallas 96-86
Utah vs New Jersey Utah 103-92
Washington vs Detroit Washington 74-88
Cleveland vs Minnesota Cleveland 93-70
LA Clippers vs Chicago LA Clippers 109-115
San Antonio vs New Orleans San Antonio 83-90

18 Desember 2008

Lakers Susah Payah Tundukkan Knicks


Los Angeles - LA Lakers nyaris dipermalukan di depan pendukungnya sendiri. Menjamu New York Knick, Kobe Bryant cs sempat tinggal 15 poin sebelum akhirnya menyudahi laga dengan keunggulan 116-114.

Hasil di Staples Center, Rabu (17/12/2008), ini membuat Lakers memiliki rekor 21-3, sekaligus menjadi kemenangan ke-14 dari 16 pertandingan terakhir. Sementara buat Knicks, kekalahan ini merupakan yang ke-14 yang membuat mereka untuk sementara tertahan di posisi sembilan Eastern Conference.

Sejak kuarter pertama Lakers sudah dibuat kerepotan oleh tamunya, mereka bahkan menyerah dengan skor 26-37. Kunggulan tersebut berhasil dipertahankan Knicks pada kuarter kedua di mana mereka 65-50.

Baru di kuarter tiga Lakers mulai menapaki kebangkitannya. Skuad besutan Phil Jackson memimpin pengumpulan poin 34-23 untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 88-84.

Memasuki kuarter penutup kebangkitan Lakers makin tak terbendung. Di sisa 7,5 menit pertandingan Kobe mencetak sembilan dari total 28 poin yang dibuatnya dalam laga tersebut. Sementara aksi Trevor Ariza saat pertandingan tersisa 1:03 memastikan Lakers terhindar dari malu akibat kalah di kandang sendiri.

Dengan 28 poin, enam assist dan tujuh reboun, Kobe menjadi penampil terbaik dari kubu Lakers. uga menjadi bintang tuan rumah dalam laga tersebut adalah Lomar Odom dengan 17 poin, 12 rebound serta empat asist.

Sementara Nate Robinson menjadi pemain terbaik dari kubu Knicks setelah menyumbang 33 poin, tiga rebound dan satu assist.

Hasil pertandingan lain

Chicago vs Charlotte 101-110
LA Clippers vs Oklahoma City LA Clippers 98-88
New Orleans vs Memphis New Orleans 91-84
Denver vs Houston Denver 96-108
Sacramento vs Portland Sacramento 77-109
New York vs LA Lakers New York 114-116

Chris Paul 'Sang Maling'


Memphis - Tak ada orang yang bangga disebut sebagai maling. Tetapi beda dengan Chris Paul. Guard New Orleans Hornets itu baru saja menyamai rekor NBA dalam hal 'curi-mencuri'.

Pertandingan kuarter pertama antara Memphis Grizzlies kontra Hornets di FedEx Arena, Memphis, Rabu (17/12/2008) pagi WIB, masih tersisa 3:33 menit. Forward Grizzlies, Darko Milicic, membuat sebuah operan yang buruk.

Bola langsung direbut oleh Paul dan itu dihitung sebagai steal. Paul pun resmi mencatat menjalani 105 pertandingan berturut-turut di mana dia terus menerus mencatat steal. Catatan guard berusia 23 tahun itu menyamai rekor Alvin Robertson pada November 1985-Desember 1986.

Sebetulnya, kru pencatat statistik sempat menghitung steal itu sebagai milik David West. Namun setelah ditinjau ulang, steal dicatatkan atas nama Paul dan resmilah ia menyamai rekor Robertson.

"Saya sangat menyenangi sejarah, apalagi di NBA," ujar Paul seusai pertandingan seperti dilansir YahooSports. "Kapanpun nama Anda disebutkan dalam buku sejarah NBA, itu adalah sebuah pencapaian besar."

Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangi oleh Hornets dengan 91-84. Paul menjadi motor kemenangan timnya dengan torehan 18 poin, sembilan assist dan lima steal serta tiga rebound.

Di musim ini, Paul masih memimpin untuk statistik rataan steal dengan 2,8 steal per game (SPG). Paul memilik peluang untuk melewati Robertson ketika Hornets menjamu San Antonio Spurs, Kamis (18/12) pagi WIB. Uniknya, Spurs adalah tim yang diperkuat Robertson saat memecahkan rekor tersebut.

"Ini sangat pas. Hal yang gila adalah, ini adalah rekor yang gila, yang mungkin takkan terjadi lagi untuk waktu yang lama. Tetapi saya merasa terhormat punya kesempatan untuk memecahkannya," pungkas Paul.

16 Desember 2008

Theus Korban Pemecatan Keenam


Jakarta - Kembali terjadi pemecatan terhadap pelatih di ajang NBA musim ini. Korban terakhir adalah Reggie Theus, yang didepak satu setengah tahun sejak dipekerjakan Sacramento Kings.

Theus dipecat hari Senin (15/12/2008) waktu setempat, bersama asistennya, Chuck Person. Pihak Kings langsung menunjuk asisten pelatih Kenny Natt sebagai pelatih kepala interim. Demikian dikutip dari Reuters.

Mantan pemain Chicago Bulls, Kings, Atlanta Hawks, Orlando Magic, dan New Jersey Nets itu direkrut sebagai pelatih Kings pada Juni 2007. Di musim pertamanya di Sacramento ia membubukan statistik bertanding 38-44.

Performa Brad Miller di musim ini jauh dari harapan. Mereka baru menang enam kali tapi sudah kalah 18 kali. Mereka pun mendekam di dasar klasemen Divisi Pasifik.

Theus menjadi pelatih keenam yang diberhentikan secara sepihak di musim ini oleh klubnya masing-masing, menyusul nasib yang dialami Eddie Jordan (Washington Wizards), Maurice Cheeks (Philadelphia 76ers), Sam Mitchell (Toronto Raptors), PJ. Carlesimo (Oklahoma City), dan Randy Wittman (Minnesota Timberwolves)

Duncan-Parker Pahlawan Spurs Atasi Thunder


Jakarta - San Antonio Spurs sempat memimpin 26 poin di paruh pertandingan sebelum diperkecil hingga dua angka di kuarter akhir. Namun berkat kegemilangan Tim Duncan-Tony Parker, mereka menang 109-104 atas Oklahoma City Thunder

Inilah kemenangan keenam secara beruntun yang didapat Spurs, hasil yang mengantar mereka memuncaki divisi Southwest dengan rekor 15 kemenangan dan delapan kali kalah. Buat Oklahoma City, kekalahan ini semakin memperpuruk posisi mereka sebagai yang terburuk di Wilayah Barat dengan hanya meraih dua kemenangan dan 23 kekalahan.

Di awal laga Spurs sepertinya akan memetik kemenangan dengan mudah karena langsung unggul 39-19 di kuarter pertama saja. Dominasi yang belum menghilang di kuarter kedua saat mereka menutupnya dengan keunggulan 61-44.

Titik balik Thunder terjadi di kuater tiga meski mereka masih tertinggal 69-81. Di awal kuater empat tim tamu tampil menggila dan memangkas ketinggalan menjadi hanya 100-97 dengan waktu tersisa dua menit dan dua detik melalui lay up Kevin Durant.

Durant kembali membuat publik tuan rumah was-was saat aksinya di sisa 30 detik pertandingan menjaga skor di angka 104-106 masih buat keunggulan Spurs. Adalah aksi Manu Ginobili yang memastikan kemenangan tuan rumah, tiga tembakan bebas yang dia dapat menyusul pelanggaran Desmond Mason, mampu dimaksimalkan 100% sekaligus mengunci kemenangan.

"Anda tak akan pernah ingin berada dalam situasi seperti itu. Itu selalu membahayakan. Di akhir pertandingan kita tahu kalau itu (pertandingan) buruk, tapi kami dapat angin dan itulah yang terpenting," ungkap Tony Parker seperti diberitakan Yahoosport.

Adalah Tim Duncanyang menjadi penampil terbaik di kubu Spurs setelah membukukan 20 poin, 12 rebound dan lima assist. Perolehan poinnya kalah tipis atas Parker yang mendonasikan 22 angka, satu rebound dan tujuh assist.

Dengan aksi-aksinya yang nyaris membuat fans Spurs kecewa, Durant terpilih menjadi top performance dengan 28 poin, tiga belas reboun tiga assist.

Hasil pertandingan lain
New Orleans vs Toronto New Orleans 99-91
Miami vs Memphis Miami 86-102
Oklahoma City vs San Antonio Oklahoma City 104- 109
Minnesota vs LA Lakers Minnesota 86- 98