Tampilkan postingan dengan label Olimpiade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olimpiade. Tampilkan semua postingan

04 September 2008

Pesta Oprah untuk Peraih Medali Olimpiade


Chicago - Lebih dari 150 atlet Amerika Serikat yang meraih medali di Olimpiade mendapatkan pesta selamat datang. Yang mengadakannya pun bukan orang sembarangan, melainkan presenter kondang Oprah Winfrey.

Acara yang diadakan Oprah itu dilangsungkan di sebuah lapangan terbuka concert venue di Lake Michigan, Chicago, hari Rabu (3/9/2008) lalu. Suasananya? Hmm, jangan ditanya. Bayangkan teriakan dari 4.000 orang ditambah hujan konfeti warna-warni berbaur ketika para atlet berjalan menuju panggung yang telah disediakan.

"Tim AS, kalian semua membuat kami ingin mencapai sesuatu yang lebih tinggi lagi," ujar Oprah dalam sebuah sambutannya, demikian seperti dilansir Reuters.

Presenter berusia 54 tahun itu mengharapkan para atlet bisa kembali ke Chicago dengan kebahagiaan serupa pada tahun 2016. Bersama Madrid, Rio de Janeiro, dan Tokyo, Chicago tengah berlomba untuk menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2016.

Dalam acara tersebut hadir juga orang yang menyumbang delapan medali emas kepada AS, Michael Phelps. Kepada Oprah, Phelps mengatakan bahwa yang diinginkannya saat ini adalah pulang ke rumahnya di Maryland untuk bertemu teman-temannya dan anjing kesayangannya.

"Salah satu hal besar yang ingin saya lakukan adalah membuat olahraga renang lebih terkenal," ujar Phelps menambahkan.

Nantinya, acara ini akan ditayangkan pada 8 september 2008. Episode tersebut sekaligus menandakan musim ke-23 dari acara milik Oprah.

25 Agustus 2008

AS Menolak Dianggap Kalah

Beijing - Di klasemen akhir Olimpiade Beijing, Cina menjadi juara dengan mengungguli Amerika Serikat di posisi dua. Namun Negeri Paman Sam menolak timnya dianggap kalah karena punya jumlah medali lebih banyak.

Perhitungan juara untuk multi-event seperti Olimpiade umumnya memang dilakukan dengan melihat jumlah medali emas yang dikumpulkan. Dengan 51 emas, 21 perak dan 28 perunggu, tuan rumah jelas jauh mengungguli AS yang mendapat 36 emas,38 perak dan 36 perunggu.

Namun, publik, dan media AS justru terlihat menolak kalau kontingen negaranya dianggap kalah. Mereka menilai Michael Phelps dkk adalah kontingen terbaik karena menjadi pengumpul medali terbanyak dengan jumlah 110, mengungguli Cina yang total cuma mengumpulkan 100 medali.

"Cina berhasil meraih lebih banyak medali emas dan AS meraih lebih banyak secara total. Saya yakin setiap negara akan menggunakan cara yang terbaik untuk mereka (menentukan posisi di Olimpiade). Satu negara akan berpatokan pada 'medali emas' sementara yang lain berpedoman pada 'jumlah medali total', dan dengan itulah kami berpedoman," ungkap Presiden Komite Olimpiade Internasional Jacques Rogge seperti dikutip Washingtonpos.

Sementara Houston Chronicle mengetengahkan dalih lain kalau AS lah yang menjadi juara umum di Olimpiade 2008 ini karena mampu meraih medali emas terbanyak. AS total mendapat 125 emas dibanding Cina yang cuma mendapat 74, sementara secara keseluruhan AS juga unggul 315 berbanding 186 atas Cina.

Dari mana angka-angka itu didapat? Melonjaknya jumlah medali emas menurut versi Houston Chronicle terjadi karena AS mendominasi cabang olahraga beregu, di antaranya seperti bola basket putra dan putri, voli putra, mendayung putri, voli pantai dan renang estafet. Jadi yang dihitung adalah jumlah atlet yang mendapat medali emas, bukan jumlah cabang olahraga yang menjadi juara.

"Jika Anda mau menghitung dengan cara itu, maka akan ada lebih banyak atlet individu AS membawa pulang medali emas di leher mereka dibanding negara lain," ungkap Jim Scherr, Presiden Komite Olimpiade AS.

TransWorldNews yang berbasis di Atalanta menilai Cina 'layak' menjadi juara karena mengikuti lebih banyak cabang olahraga dibanding AS. "Perolehan medali Cina begitu impresif karena mereka mengikuti 15 cabang olahraga, sementara 34 medali emas yang didapat Amerika datang dari 14 cabang," tulis mereka.

Selain karena dominasi Cina itu, kegagalan menjadi juara umum juga terjadi karena ketidakmampuan beberapa atletnya memenuhi target. Beberapa di antaranya seperti tim softball yang gagal menjadi juara, Tyson Gay yang bahkan tak lolos final 100 meter serta Daniel Cormer, kapten tim gulat AS, yang dianggap tumbang memalukan karena dehidrasi demi menyesuaikan bobot tubuh.

Di lihat dari manapun AS sesungguhnya tak lagi menjadi penguasa Olimpiade. Jika dibanding Olimpiade Athena empat tahun lalu, prestasi AS mengalami penurunan, kondisi yang salh satunya disebabkan melesatnya prestasi beberapa negara di banding beberapa tahun terakhir.

Cina Juara Umum, Beckham Meriahkan Penutupan


Beijing - Sesuai prediksi, acara penutupan Olimpiade Beijing 2008 tak kalah meriahnya dibanding opening ceremony. Kemunculan David Beckham juga menambah semaraknya acara puncak ini.

Acara yang dikemas dengan konsep kolosal itu tak kalah ciamiknya dengan pembukaan awal Agustus silam. Semua yang terlibat tampak begitu total menjalankan tugasnya.

Alhasil, acara penutupan yang kabarnya menghabiskan dana 23 miliar poundsterling itu, membuat semua yang melihatnya terkesima.

Dibuka dengan tari-tarian ribuan orang, disusul penurunan bendera Olimpiade, pesta kembang api tahap pertama kemudian berlangsung, membentuk lima cincin logo pesta olahraga dunia empat tahunan itu.

Setelahnya, muncul sebuah bus warna merah yang mengitari stadion Bird Nest, Beijing, yang merupakan gambaran Inggris sebagai tuan rumah Olimpiade 2012.

Tak banyak yang menarik perhatian di adegan selanjutnya, kecuali kemunculan gitaris legendaris Jimmy Page dan penyanyi Leona Lewiss. Namun sesaat kemudian, puluhan ribu penonton yang berada di dalam stadion dibuat makin histeris dengan munculnya David Beckham dari dalam bus tersebut.

Gelandang timnas Inggris dan Los Angeles Galaxy itu muncul bersama seorang gadis cilik, mengenakan celana dan jaket berwarna gelap dengan membawa sebuah bola. Selanjutnya, bola tersebut ditendangnya ke arah relawan acara tersebut.

Setelahnya bus meninggalkan arena stadion, dilanjutkan dengan acara kolosal yang dibumbui atraksi akrobatik, plus pemadaman api Olimpiade. Pesta kembang api pun tak ketinggalan meramaikan acara penutupan ini.

Cina Juara Umum, AS Pengumpul Medali Terbanyak

Di event yang dihelat selama kurang lebih 19 hari itu, tuan rumah Cina keluar sebagai juara umum dengan 51 emas, 21 perak dan 28 perunggu. Sementara Amerika Serikat menjadi runner up, disusul Rusia.

Namun bila menghitung jumlah total medali yang dikumpulkan, Negeri Paman Sam menjadi negara terbanyak dengan 110 medali, unggul 10 medali dari tuan rumah Cina. Rusia tetap menempati urutan ketiga, disusul Britania Raya dan Australia.

Adapun Indonesia berada di papan tengah dengan satu emas, satu perak dan tiga perunggu. Pasukan Merah Putih menjadi negara terbaik kedua di lingkup ASEAN setelah di tempat pertama diduduki Thailand yang mengumpulkan dua emas dan dua perak.

Di closing ceremony ini juga diserahkan tongkat estafet penyelenggaraan Olimpiade kepada London yang menjadi tuan rumah pada 2012, empat tahun dari sekarang.

24 Agustus 2008

Emas itu Akhirnya Milik AS Lagi


Beijing - Dengan NBA-nya wajar jika Amerika Serikat ditahbiskan sebagai negara terbaik dunia di cabang bola basket. Setelah gagal di Athena, tahun ini medali emas kembali direbut anak-anak Paman Sam.

Tampil di final melawan Spanyol di Beijing, Minggu (24/8/2008), dalam laga penuh foul dan sikut-sikutan, AS keluar sebagai pemenang dengan skor 118-107.

Begitu bel panjang berdering, para pemain AS meluapkan kegembiraannya dengan sangat ekspresif di tengah lapangan, di depan sekitar 18 ribu penonton yang meneriakkan kata-kata "USA ... USA ...".

Kegembiraan ini amat dimaklumi karena AS kehilangan dominasinya sejak meraih emas di Olimpiade 2000. Di tiga kejuaraan besar berikutnya mereka bahkan tak mampu menembus babak final. Berturut-turut mereka terhenti di babak semifinal di Kejuaraan Dunia 2002, serta hanya kebagian perunggu di Olimpiade 2004, dan Kejuaraan Dunia 2006.

Spanyol yang menyandang predikat juara dunia ditinggalkan 14 poin di babak pertama. Tapi mereka mampu bangkit dan menipiskan selisih angkanya. Melalui lemparan tiga angka Rudy Fernandez di delapan menit 13 detik terakhir, selisih itu tinggal dua angka saja.

Tapi AS bereaksi dengan baik. Kobe Bryant dua kali membuat three point yang penting. Setelah melakukan yang kedua, ia menempelkan jari-jarinya ke bibir, memastikan AS memimpin delapan poin dengan waktu tersisa tiga menit 10 detik.

Total bintang LA Lakers itu menorehkan 20 angka, dan aksi-aksinya senantiasa disambut meriah oleh penonton. Satu-satunya tepuk tangan lebih ramai dibanding untuk dirinya adalah ketika juru kamera menyorot David Beckham yang hadir sebagai penonton, dan wajah tampan bintang sepakbola Inggris itu muncul di layar raksasa.

Top skorer AS pada pertandingan ini adalah Dwayne Wade dengan 27 poin. Adapun Spanyol, yang di babak penyisihan grup juga menyerah dari lawan yang sama dengan skor 119-82, memperoleh banyak sumbangkan angka dari Fernandez (22) dan rekan setim Bryant di Lakers, Pau Gasol, yang mencetak 21 angka.

Setelah didemonstrasikan di tahun 1904 dan 1924, cabang bola basket mulai dipertandingkan di pentas Olimpiade sejak 1936. Di kelompok putra, Amerika Serikat memenangi 13 dari 17 edisi. Tiga yang lain direbut Uni Soviet (1972 dan 1988) serta Argentina (2004).

Jutaan Rupiah untuk Tanda Tangan Phelps Cs


Jakarta - Nama Michael Phelps menjulang di Olimpade. Tanda tangan Phelps beserta tiga orang perenang rekan senegaranya pun dijual dengan harga tinggi di sebuah situs internet.

Suvenir milik seorang fotografer yang menamakan dirinya "People Yuan" itu ditawarkan dengan harga 12 ribu yuan (Rp 16,2 juta). Dia mendapatkan itu semua saat para atlet melakukan tur ke China bulan April tahun lalu.

"Aku tidak bisa memastikan kapan paket tanda tangan ini akan terjual. Tapi ini sukses menarik perhatian banyak orang karena ada tanda tangan Phelps," ungkap People Yuan seperti dikutip dari Chinadaily, Sabtu (23/8/2008).

Menurut penuturan Oiao Peilie selaku press officer situs Taobao.com yang mewadahi penjualan itu, benda-benda tersebut merupakan koleksi pribadi sehingga dapat bebas diperjualbelikan.

Tak tanya tanda tangan yang dijual di internet. Sepatu milik Yang Wei, salah seorang pesenam yang menyabet dua medali emas dan satu perak, juga dilelang di internet oleh Yang Yun, kekasih dari sang atlet sendiri.

Harga asli sepatu itu sekitar 500 yuan (Rp 675 ribu), tapi kemudian saat dilelang di internet ada orang-orang yang iseng menaikkan tawaran harga sampai dengan 10 juta yuan (Rp 13,5 miliar).

"Beberapa penawar tidak serius dalam mengajukan penawaran. Mereka menaikkan harga setinggi-tingginya, tapi saat kami hubungi, harganya langsung anjlok," tutur Oiao Peilie.

Data statistik Taobao.com menunjukkan bahwa penjualan benda-benda berbau olahraga pada minggu lalu mengalami peningkatan signifikan dibanding dengan minggu sebelum Olimpiade dimulai.

23 Agustus 2008

AS Selangkah Lagi Dapat Emas


Beijing - Target tim bola basket Amerika Serikat untuk meraih medali emas di Olimpiade Beijing kian mendekati kenyataan. LeBron James dkk dipastikan maju ke final setelah menundukkan Argentina.

Pada pertandingan yang berakhir Jumat (22/8/2008) malam WIB, AS bermain solid untuk mengatasi sang juara bertahan itu dengan skor 101-81.

Kemenangan ini sekaligus mengakhiri kegagalan Negeri Paman Sam di babak empat besar dalam tiga kejuaraan besar terakhirnya. Mereka bahkan tidak mencapai podium di Kejuaraan Dunia 2002, hanya kebagian perunggu di Olimpiade 2004 dan Kejuaraan Dunia 2006.

AS mencetak 21 dari 25 poin pertamanya dengan memanfaatkan keuntungan dari kembali cederanya engkel bintang Argentina, Manu Ginobili.

Carmelo Anthony dan LeBron James bermain gemilang sebagai motor permainan AS. Pemain pertama menorehkan 21 poin, sedangkan pemain kedua menyumbangkan 15 angka, yang 13 di antaranya dilakukan di babak kedua.

Luis Scola membukukan 28 poin buat Argentina, tapi hilangnya Ginobili di sisa permainan membuat sang juara bertahan tidak memiliki kedalaman atau firepower yang cukup untuk mengalahkan AS.

Argentina adalah tim yang menundukkan AS di semifinal Olimpiade 2004 dan Kejuaraan Dunia 2002. Dan kini pengalaman pahit itu sudah dibayar. Amerika pun tinggal 40 menit lagi pada medali emas, saat menghadapi Spanyol di babak final hari Minggu.

Spanyol menjadi finalis tahun ini setelah di semifinal mengalahkan Lithuania 91-86. Lithuania adalah tim yang menyingkirkan tuan rumah China di babak perempatfinal.

Menang 1-0, Emas Milik Argentina


Beijing - Argentina meraih medali emas sepakbola Olimpiade setelah menundukkan Nigeria 1-0. Gol tunggal tim "Tango" dicetak oleh sontekan kaki Angel di Maria.

Kesuksesan ini membuat Argentina mempertahankan medali emas yang juga diraihnya empat tahun lalu. Itu menjadikan mereka jadi tim keempat dalam sejarah Olimpiade yang sukses mempertahankan medali emas setelah Inggris Raya, Uruguay dan Hongaria.

Argentina juga menjadi tim pertama yang sukses mempertahankan medali emas semenjak Hongaria melakukannya pada 40 tahun lalu, yaitu pada Olimpiade 1968 di Meksiko.

Sementara itu Nigeria tentu saja harus puas dengan medali perak setelah tak mampu mengulangi kesuksesan menggulung Argentina dalam perebutan medali emas tahun 1996 silam.

Jalannya Pertandingan

Enam menit pertandingan berjalan, Peter Odemwingie menguji kiper lawan. Melalui tendangan bebas jarak jauh, bola bisa diarahkan ke gawang Argentina walau belum menyulitkan Sergio Romero.

Argentina tak kalah melancarkan serangan. Dimotori Lionel Messi yang kerap meliuk-liuk melewati hadangan lawan dan melakukan kombinasi umpan pendek dengan rekan-rekannya, usaha itu sering kandas di pertahanan kukuh Nigeria.

Gol belum hadir, para pemain rupanya sudah cukup kelelahan akibat sengatan matahari. Di menit 32, mereka pun sejenak meneguk air di tepi lapangan.

Pada menit 35, kiper Romero harus berupaya keras mengamankan gawangnya. Dari sodoran bola Odemwingie ke muka gawang, Promise Isaac tak siap meneruskan bola. Saat ingin melancarkan usaha kedua, Romero dengan sigap mengamankan si kulit bundar.

Dua menit berselang ganti Argentina menekan setelah Fernando Gago melambungkan bola ke arah Sergio Aguero yang lantas meneruskan dengan tandukan. Tapi bola mengarah tepat ke kiper Ambruse Vanzekin.

Menjelang jeda, Angel di Maria melepaskan tendangan keras dari jarak jauh. Vanzekin harus berupaya keras untuk menghalau bola ke luar lapangan. Skor masih tetap 0-0.

Di babak kedua Argentina langsung menekan. Tendangan keras Messi dari luar kotak penalti di menit 50 nyaris saja mengubah kedudukan jika bukan karena kesigapan Vanzekin menepis bola seraya menjatuhkan diri.

Argentina akhirnya unggul 1-0 di menit 56. Messi melepas umpan terobosan kepada Di Maria yang kemudian melaju kencang ke arah gawang Nigeria dari sayap kiri. Kiper Vanzekin meninggalkan sarangnya untuk menutup ruang tembak tapi Di Maria dengan dingin melambungkan bola melewati hadangan kiper.

Pada menit 66 pemain pengganti Victor Anichebe menebar ancaman di depan gawang Argentina. Tapi sepakannya masih tipis di sisi gawang.

Messi sempat mencuri celah di pertahanan Nigeria lewat serangan balik. Dengan melaju kencang, di berupaya melewati para pemain lawan dan terakhir memberikan umpan kepada Sergio Aguero. Namun bola sepakan Aguero bisa diantisipasi.

Di menit-menit akhir Anchibe kembali mendapat peluang menyamakan kedudukan. Tapi Romero bisa mengamankan gawangnya. Skor 1-0 untuk Argentina bertahan sampai peluit akhir dibunyikan.

Perunggu, Hiburan untuk Brasil


Shanghai - Brasil memperoleh penghiburan dalam laga penutup mereka di Olimpiade Beijing. Dua gol dari Jo serta satu dari Diego mengantar 'Samba' merebut medali perunggu dengan mengatasi Belgia.

Seisi Brasil mengalami kekecewaan besar ketika tim kesayangan mereka dibanti musuh bebuyutan mereka di Amerika Selatan, Argentina, di semifinal. Skornya pun tak tanggung-tanggung, 0-3.

Kekecewaan itu sedikit terobati ketika Brasil mengalahkan Belgia 3-0 di partai perebutan medali perunggu yang dihelat di Shanghai, Jumat (22/8/2008).

Diego membuka skor bagi Brasil ketika laga telah berlangsung 27 menit. Menerima umpan silang dari bek kanan Rafinha, Diego mengecoh bek Tom de Mul sebelum menceploskan bola ke jala kiper Logan Bailly.

Jo menggandakan keunggulan tim lima kali juara dunia itu satu menit menjelang jeda pertandingan. Gol bermula dari tendangan Ramires Santos yang mental karena ditahan Bailly. Jo dengan sigap menyongsong bola dan mencetak gol kedua Brasil.

Belgia yang hanya kalan 0-1 dari Brasil di fase grup Olimpiade kali ini tampil tak cukup bertenaga. Sebuah peluang di menit 82 melalui Sepp de Roover terbuang percuma. Sepakan De Roover dari jarak dekat berhasil ditepis kiper Renan.

Kemenangan dikunci Brasil dengan gol kedua Jo di menit terakhir pertandingan. Penyerang Manchester City itu menjebol gawang Bailly untuk kali kedua dengan sentuhan ringan yang melewatkan si kulit bundar di antara kaki kiper.

Brasil untuk sementara masih harus dipaksa penasaran dengan medali emas Olimpiade yang belum pernah mereka dapatkan. Tim yang memiliki segudang bakat itu dua kali meraih perak (1984 dan 1988) serta dua perunggu (1996 dan 2008).

Final Sepakbola Sempat Terhenti Akibat Panas


Beijing - Partai perebutan medali emas sepakbola Olimpiade antara Argentina kontra Nigeria sempat dihentikan sesaat karena suhu udara yang tinggi. Bagaimana tidak, panas saat itu mencapai 107 derajat Fahrenheit atau 42 derajat Celsius.

Kejadian tak biasa terjadi dalam partai tersebut di pertengahan babak pertama. Pertandingan tiba-tiba terhenti selama dua menit dan para pemain menepi untuk kemudian membasuh tubuh dan tenggorokannya dengan air mineral.

Intervensi itu ternyata dilakukan oleh ketua medis FIFA Jiri Dvorak yang menilai pemain harus diberikan jeda sejenak karena suhu sudah terlampau tinggi. Wasit Viktor Kassai asal Hongaria pun tak menolak dan memberikan izinnya untuk istirahat sesaat.

"Kami khawatir dengan serangan panas dan masalah lain yang bisa dialami para pemain dalam cuaca seperti ini," ujar Dvorak sebagaimana dikutip Yahoosports, Sabtu (23/8/2008).

Dalam pertandingan yang digelar di China tepat pada tengah hari tersebut, Dvorak juga mengaku kalau FIFA sudah menggandakan jumlah tim medis yang bersiaga. Mereka juga mewanti-wanti agar kedua kesebelasan mencukupi asupan air saat periode turun minum dan ketika bertanding, untuk menghindari dehidrasi.

Suhu saat pertandingan berlangsung dikabarkan mencapai 42 derajat Celsius di tengah lapangan dan sepuluh derajat lebih rendah di tempat yang teduh.

22 Agustus 2008

Final Olimpiade: Elang Super Digoyang Tango?

Beijing - Dengan materi pemain yang memiliki skill di atas rata-rata, timnas Argentina dijagokan meraih medali emas cabang sepakbola. Namun tidak menutup peluang Nigeria membuat kejutan.

Catatan sejarah bisa menjadi bukti. Olimpiade 1996 di Amerika Serikat, Nigeria keluar sebagai juara, menaklukkan Argentina di partai final. Skor pertandingan kala itu adalah 3-2, di mana Celestine Babayaro, Daniel Amokachi dan Emmanuel Amunike menjadi penentu kemenangan Nigeria.

Tahun ini, semangat pasukan Super Eagle -julukan Nigeria- diyakini makin tinggi karena medali emas yang ditawarkan di cabang ini, bila mereka sukses meraihnya, maka akan menjadi medali emas pertama, bahkan bisa jadi merupakan satu-satunya medali yang didapat.

Modal Nigeria menjadi juara pun tidak main-main. Beberapa pemain yang merumput di Eropa, seperti Victor Obina, Solomon Okoronkwo dan pemain veteran Peter Odemwingie ternyata banyak memberi kontribusi atas sukses Nigeria melangkah ke final. Samson Siasia juga memiliki andil besar mengarsiteki Elang Super.

Dengan materi tim seperti ini, Argentina pun patut menjadikan Nigeria sebagai ancaman besar di partai final Olimpiade 2008 di National Stadium, Beijing, Sabtu (23/8/2008) besok.

Sementara Argentina muncul sebagai unggulan di partai ini. Meski dikalungi label jagoan, peluang tim Tango tidak sebesar perkiraan.

Materi pemain Argentina memang di atas rata-rata. Sebut saja Lionel Messi, Juan Roman Riquelme, Sergio Aguero, Ezequiel Lavezzi dan Javier Mascherano. Kualitas mereka tak patut lagi dipertanyakan. Demikian juga dengan Sergio Batista, pria yang menjadi otak strategi bermain Argentina di event empat tahunan ini.

Namun penampilan tim Tango kerap naik turun. Saat melawan Brasil di semifinal, Argentina memang menunjukkan permainan terbaiknya. Tapi kala melawan Pantai Gading dan Belanda di babak sebelumnya, grafik performa Messi cs tidak begitu bagus. Hal inilah yang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi kalangan pengamat sepakbola, terkait peluang Argentina meraih medali emas di cabang ini.

Akan tetapi, bila berbicara semangat, sama seperti Nigeria, Argentina juga ingin meraih medali emas yang merupakan tanda terbaik di ajang ini. Momen pembalasan pun bisa dimasukkan dalam ambisi mereka.

Jadi, apakah pertandingan nanti bakal menjadi ajang pembalasan Argentina atas Nigeria di event yang sama 12 tahun silam, atau malah menjadi penegas dominasi Elang Super atas Tango? Kita lihat saja nanti.

Medali Emas Mascherano untuk Rafa

Beijing - Memenangi medali emas Olimpiade merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi setiap atlet. Khusus untuk Javier Mascherano, ia bersedia berbagi kebahagiaan itu dengan pelatihnya di Liverpool, Rafael Benitez.

Sabtu (23/8/2008), di National Stadium, Beijing, Mascherano bersama Argentina akan berhadapan dengan Nigeria. Super Eagle merupakan tim yang mengalahkan "Tim Tango" pada final Olimpiade 1996. Ketika itu Celestine Babayaro cs berhasil menggondol medali emas usai menang dengan skor 3-2.

Jadi, selain misi mendapatkan medali emas, laga tersebut bisa dibilang meruapakan ajang pembalasan Argentina. Khusus untuk Mascherano, jika berhasil memenangi medali emas, maka itu akan menjadi yang kedua untuknya. Medali emas pertamanya ia dapatkan empat tahun silam di Athena.

Kini, setelah mendapatkan kesempatan untuk meraihnya lagi, pemain berusia 24 tahun itu bertekad untuk mempersembahkannya kepada Benitez. Pelatih The Reds itu disebut Mascherano sebagai salah seorang yang paling penting dalam hidupnya.

"Jika saya berhasil memenanginya, saya akan mendedikasikan sukses saya kepada Rafa. Dia adalah orang yang sangat penting dalam kehidupan saya. Saya berdoa kepada Tuhan agar saya bisa memenangi sebuah medali emas untuk Liverpool," tandasnya seperti dilansir Goal.

Salah satu kebijakan Benitez yang paling terasa adalah ketika terjadi perebutan hak pemain antara klub dan tim nasional. Meski pengadilan arbitrasi olahraga memenangkan pihak klub, pelatih asal Spanyol itu lebih memilih untuk tak memanggil pulang Mascherano.

21 Agustus 2008

Di Balik Tradisi Gigit Medali Olimpiade


Beijing - Mungkin hampir semua peraih emas di Olimpiade Beijing berpose di depan fotografer sambil menggigit mendali kemenangannya. Ada apa sesungguhnya di balik selebrasi tersebut?

Tak diketahui dengan pasti sejak kapan gigit medali mulai dilakukan. Yang jelas aksi tersebut sudah menjadi bagian yang nyaris tak bisa dipisahkan dari seremoni penyerahan medali, yang umumnya berlanjut dengan sesi foto oleh wartawan.

Kebiasaan menggigit medali emas diyakini berasal dari sebuah tradisi kuno untuk menguji kandungan emas di kepingan logam yang saat itu jadi alat pembayaran. Koin yang digigit akan terasa semakin lunak jika kandungan emas murninya semakin banyak.

Nah, kebiasaan mengingit medali tersebut kini jadi perbincangan hangat komunitas internet di Cina. Mereka pun mencoba memberi jawaban atas teka-teki tersebut.

"Ada banyak barang palsu sekarang ini. Mungkinkah medali emas itu palsu juga? Mungkin sebaiknya memang dicek terlebih dulu," demikian bunyi sebuah posting di salah satu forum internet Cina seperti diberitakan Reuters.

Jawaban tersebut jelas hanya berupa gurauan. Namun sebuah situs berita yang bermarkas di Beijing menurunkan sebuah tulisan terkait kebiasaan gigit medali tersebut yang cukup berdasar.

Tulisan yang dibuat oleh seseorang bersandi nama "expert" itu menyebut aksi gigit medali merupakan bentuk pelampiasan setelah mendapat tekanan berat saat berlomba. Sementara pengikut aliran ronmantis percaya kalau mencium medali tak cukup menunjukkan kecintaan pada medali yang baru dimenangi.

"Mereka ingin tahu bagaimana rasanya medali emas. Mereka merasakan hal-hal pahit (selama pertandingan) sebelum meraih medali emas," tulis anggota forum yang lain bernama Leonardo.

Aksi gigit medali mungkin sudah banyak dilakukan atlet yang merebut medali emas dan bahkan perak. Namun itu tak berarti semua atlet mampu melakukan hal itu dengan baik, ada yang justru terlihat gugup saat diminta berpose gigit medali.

"Ada banyak atlet, terutama dari Cina tak tahu apa yang harus dilakukan dengan medali itu. Jadi mereka cuma menggosok-gosoknya di bibir dengan cara yang sangat aneh," ungkap seorang fotografer lepas bernama Natalie Behring.

Bolt, Si Manusia Tercepat Dunia


Jakarta - Usain Bolt mengukuhkan predikat sebagai manusia tercepat di dunia. Setelah nomor 100 meter ia juga memenangi lari nomor 200 meter, plus mencetak rekor baru.

Dalam pertandingan final yang berlangsung Selasa (20/08/2008), Bolt menorehkan sejarah. Membukukan waktu 19,30 detik, dirinya menggeser pemegang rekor sebelumnya, Michael Johnson dengan 19,32 detik di Olimpiade 1996.

Seperti dilansir Yahoosport, torehan waktu yang berhasil dicetak Johnson sebelumnya merupakan dua rekor, yakni dunia dan Olimpiade. Dengan hasil yang diraih di National Stadium Beijing, maka Bolt telah mematahkan pencapaian tersebut.

Catatan waktu ini juga membawa pelari asal Jamaika ini pada predikat baru. Dengan dua emas, yakni di nomor 100 dan 200 meter, Bolt menggantikan Carl Lewis yang lebih dulu memegang dua gelar sekaligus di ajang yang sama tahun 1984.

"Saya nomor satu," ucapnya sebagaimana terekam televisi setempat sesaat setelah berhasil memenangi nomor tersebut.

Debut BMX di Olimpiade


Beijing - Olahraga di Olimpiade mungkin tak pernah seheboh dan seberbahaya ini sebelumnya. Suara musik cadas dan hip-hop berdentum keras saat BMX untuk kali pertama diperlombakan.

Kamis (20/8/2008) ini untuk kali pertama sepanjang sejarah Olimpiade, BMX dipentaskan di Olimpiade. Salah satu anak dari cabang bersepeda ini mungkin tak terlalu populer, namun kemeriahan yang terlihat di arena tempat digelarnya perlombaan sama sekali tak menunjukkan hal itu.

Ratusan orang yang umumnya berusia remaja berkumpul di sekitar arena. Sementara atlet-atlet yang berlaga juga tak kalah belia dengan tato dan tindik menjadi semacam hiasan wajib

Sesuai namanya, BMX alias Bycycle Motocross jelas tidak menggunakan lintasan konvensional. Trek dibuat menantang dengan gundukan-gundukan tinggi dan permukaan yang sama sekali tidak mulus.

Karena hanya memperebutkan dua medali emas dari nomor balap pria dan balap wanita dan tak diperlombakan nomor free style maka jangan harap akan ada aksi jungkir balik dari para persertanya. Tapi jangan pikir juga kalau balapan juga berjalan biasa karena lintasan dibuat benar-benar menantang.

"Kami semua sangat antusias berada di sini. Ini merupakan langkah besar buat BMX. Jika Anda bisa memilih langkah mana yang bisa dipilih, maka itu adalah Olimpiade. Saya sudah memikirkan hal ini sejak 3,5 tahun lalu," ungkap Mike Day, yang datang membawa panji-panji Amerika Serikat di Reuters.

Komite Olimpiade Internasional bukannya tanpa pertimbangan untuk menggelar olahraga ekstrim ini di Olimpiade. Dengan dimunculkannya BMX sebagai salah satu cabang olahraga, diharapkan minat remaja pada Olimpiade akan ikut terdongkrak.

Keinginan IOC itu sepertinya membuah hasil jika melihat antusiasme penonton. Sebagian dari mereka bahkan datang sejak pukul 8.00 waktu setempat, sementara seiring berlalunya waktu nyaris tak ada ruang kosong tersisa di tribun penonton.

Brasil Ditekuk Argentina: Presiden Pun Marah Besar


Janeiro - Carlos Dunga benar-benar dalam keadaan yang tidak mengenakkan. Kekalahan tim asuhannya dari Argentina di semifinal Olimpiade Beijing bahkan sampai membuat presiden Brasil marah besar.

Seperti diketahui, "Tim Samba" ditekuk "Tim Tango" dengan skor 0-3, Selasa (19/8/2008), dan dipastikan tak mampu merebut medali emas. Hal terburuk dari kekalahan itu adalah skor tersebut dianggap sangat telak karena lawannya adalah rival utama dan musuh bebuyutan mereka.

Koran-koran Brasil langsung meradang. Dunga menjadi sasaran empuk dari kekalahan memalukan itu. Wacana dia harus dipecat pun dimunculkan.

Harian berpengaruh Globo, misalnya, melukiskan kekalahan itu dengan tragis dan satir, bahkan "kejam". "Sepakbola Brasil, juara dunia lima kali, menginformasikan kematian tim Dunga kemarin di Beijing, China," ulas harian tersebut.

Disebutkan pula bahwa "pemakaman massal" akan digelar hari Jumat lusa, merujuk pada kontes terakhir Brasil untuk memperebutkan medali perunggu melawan Belgia. Himbauan yang diusung Globo adalah "Jangan bawa bunga".

Tekanan moral pada Dunga adalah kabar bahwa Presiden Luiz Inacio Lula da Silva merasa tim Brasil telah "dipermalukan". Dilukiskan bahwa sang presiden "tak pernah sedemikian marahnya" dengan kejadian ini, melebihi kemarahan dia kalau klub favoritnya, Corinthians, dalam performa terburuk.

Harian lain, Estado De Sao Paulo, secara teknis menilai Dunga tidak memainkan sesuatu yang disebut sepakbola Brasil. Kapten Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 itu dianggap menerapkan sepakbola pragmatis, bertahan, dan tanpa sesuatu yang brilian.

Lebih ketus lagi Globo mengatakan bahwa Dunga telah mengkhianati orang-orang Brasil dan semangat Olimpiade dengan pendekatan negatif timnya di ajang tersebut. Pendek kata, Dunga telah melakukan kesalahan besar dan harus "dihukum".

AS Ditantang Argentina di Semifinal

Beijing - Tim basket putra Amerika Serikat melaju ke semifinal Olimpiade Beijing setelah mengalahkan Australia. Di empat besar, Kobe Bryant dkk sudah ditunggu Argentina.

Dalam pertandingan perempatfinal di Beijing, Rabu (20/8/2008), AS yang mengandalkan bintang-bintang NBA-nya tak mampu ditandingi Australia. AS akhirnya memetik kemenangan 116-85.

Bryant menjadi lokomotif kemenangan tim asuhan coach Mike Krzyzewski ini dengan mencetak 25 poin. LeBron James dan Carmelo Anthony menegaskan dominasi dengan menyumbang 16 dan 15 angka.

Di dua kuarter pertama, AS tampil kurang meyakinkan dan hanya unggul 25-24 di kuarter I dan 55-43 di kuarter II. AS gagal dalam 10 dari 12 tembakan perimeter pertama serta gagal dalam 10 dari 20 lemparan bebas yang didapat.

Bagaimanapun, AS sukses memperbaiki penampilan di kuarter berikutnya. Dengan akurasi tembakan yang membaik, pasukan 'Paman Sam' menutup kuarter ketiga dengan 89-61 dan mengakhiri laga dengan menang 116-85.

"Kami sudah pernah menjalani pertandingan-pertandingan di turnamen ini di mana beberapa tim hanya unggul satu poin atau berimbang di akhir kuarter pertama dan seterusnya. Kami mengerti itu. Yang kami lakukan adalah tetap tenang," aku Bryant seperti dikutip YahooSports.

"Kami mengerti bahwa kekuatan kami ada pada kedalaman (skuad). Jadi kami hanya terus mencoba menekan selama 40 menit dan membuat Anda kelelahan," lanjut pemain LA Lakers itu membuka kunci kemenangan AS.

Di empat besar, AS ditunggu Argentina. Juara bertahan Olimpiade ini menumbangkan Yunani dengan 80-78. Manu Ginobili dan Carlos Delfino menjadi motor tim 'Tango' dengan mencetak 24 dan 23 poin.

Laga AS kontra Argentina akan menjadi ulangan semifinal Olimpiade Athena empat tahun silam. Kala itu, Argentina sukses menundukkan lawannya yang lebih diunggulkan dengan 89-81.

Di semifinal lain, Spanyol akan bersua Lithuania. Spanyol dengan Pau Gasol-nya mengatasi Kroasia 72-59 dan Lithuania menghentikan tuan rumah China 94-68.

19 Agustus 2008

Empat Atlet Jerman 'Buka-bukaan' di Playboy


Jakarta - Empat atlet wanita Jerman menunjukkan mereka tak hanya jago beraksi di arena olahraga, tapi juga berpose di depan kamera. Hebohnya, mereka melakukan sesi foto tersebut untuk majalah Playboy!

Yang namanya berfoto untuk Playboy tentu sudah bisa dibayangkan akan seperti apa hasil jepretannya. Ya, keempatnya berpose sensual nan menantang, polos tanpa mengenakan busana.

Keempat atlet tersebut adalah Katharina Scholz, Nicole Reinhardt, Romy Tarangul, dan Petra Niemann. Scholz adalah atlet hoki, sementara Reinhardt merupakan atlet Kano. Adapun Tarangul dan Niemann merupakan atlet judo dan layar. Mereka pun kini tengah berlaga di Olimpiade Beijing.

Yang senang tentu saja adalah pembaca Playboy edisi Jerman di mana keindahan tubuh keempatnya itu akan tersaji. Pose syur keempatnya akan terpampang di cover majalah khusus pria itu untuk edisi bulan September.

Lalu, bagaimana rasanya berpose sensual di majalah pria? "Bagi saya, ini adalah kesempatan yang bagus dan jika saya melihatnya lagi setelah beberapa tahun saya akan merasa bangga," tandas Scholz kepada Reuters.

"Tak semua orang bisa berada di sampul Playboy. Saya melakukannya karena percaya diri dengan tubuh dan diri saya sendiri," tambahnya.

Scholz, Reinhardt, Tarangul, dan Niemann bukanlah atlet-atlet pertama yang berpose untuk Playboy. Tercatat perenang Amanda Beard dan mantan pevoli Gabrielle Reese pernah menunjukkan aksi-aksinya di lembar-lembar halaman majalah dewasa itu. Petenis Ashley Harkleroad pun pernah melakukan hal serupa.

18 Agustus 2008

Olimpiade Beijing: Dunga Tak Lagi Pilih Pato


Beijing - Alexandre Pato datang ke Olimpiade Beijing dengan reputasi hebat di sepakbola Eropa. Namun di timnas Brasil, Pato harus rela posisinya diberikan pelatih kepada Rafael Sobis.

Pato tampil dalam tiga pertandingan Brasil di babak penyisihan Grup C. Dalam tiga laga itu, Pato hanya mencetak satu gol dan kurang bisa menciptakan serangan-serangan yang berbahaya ke gawang lawan.

Pemain AC Milan itu kemudian kehilangan posisi starter dalam laga perempatfinal menghadapi Kamerun. Pelatih 'Samba', Carlos Dunga, lebih memilih memainkan Sobis, yang dalam pertandingan itu kemudian mencetak satu gol.

Kelihatannya, kehilangan tempat bagi Pato ini akan jadi sesuatu yang permanen hingga Olimpiade Beijing usai. Pasalnya, Dunga menebar pujian kepada Sobis sekaligus menyisipkan kritik bagi Pato.

"Saya lebih memilih Rafael Sobis mengingat cara dia berkembang dalam latihan dan selama pertandingan. Dia adalah pemain yang bisa lolos dari penjagaan ketat, membuka ruang, bisa berlari diagonal dan tidak terperangkap off-side," ungkap Dunga seperti diwartakan Reuters.

"Dia terlibat aktif di latihan dan dia terbiasa dengan tipe permainan seperti ini di (Copa) Libertadores," imbuh Dunga tentang pemain 23 tahun milik Real Betis tersebut kemudian.

"Pato membutuhkan sedikit polesan. Dia harus tahu caranya menghadapi pengawalan ketat dan membebaskan diri darinya," pungkas Dunga.

Di semifinal, Brasil akan bertemu rival sengitnya dari Amerika Selatan, Argentina. Partai dua raksasa bergaya 'Samba' dan 'Tango' itu akan dilangsungkan di Beijing, Selasa (19/8).

17 Agustus 2008

Phelps Ingat Ibu Usai Bikin Rekor


Jakarta - Berbagai perasaan berkecamuk di benak Michael Phelps usai meraih medali emas kedelapannya di Beijing. Pada momen itu, dia langsung teringat ibunda tercinta.

Phelps mengangkat tangannya dengan rasa gembira yang meluap-luap usai memenangi nomor 4 x 100 meter gaya ganti estafet. Itu adalah medali emas kedelapannya di Olimpiade Beijing.

Dengan raihan tersebut, Phelps mematahkan rekor tujuh emas di satu Olimpiade yang dipegang perenang Amerika Serikat lainnya, Mark Spitz.

Prestasi Phelps kian dahsyat karena tujuh dari delapan emasnya di Beijing dicapai dengan menggoreskan rekor dunia baru. Di satu nomor lainnya, Phelps membuat rekor Olimpiade.

Klimaks perjalanan Phelps di Beijing tentu adalah ketika memastikan emas kedelapannya, Minggu (17/8/2008). Segala macam perasaan langsung menyergap Phelps seketika setelah memastikan kemenangan.

"Aku tak tahu apa yang harus dirasakan, sangat banyak emosi, sangat banyak kegembiraan. Aku hanya ingin melihat ibuku," ceplos Phelps seperti dikutip Reuters.

Sedari awal mengikuti Olimpiade 2008, Phelps memang telah mengusung misi melewati raihan Spitz. Orang-orang bisa meragukan atau mencemooh niatannya, jalan terjang pun harus didakinya. Tapi dia tak pernah patah arang.

"Ini sudah (bak) jadi perjalanan rollercoaster ke arah atas, tapi tetap menyenangkan. Hal yang terbesar adalah tidak ada yang mustahil...Dengan teramat banyak orang yang bilang itu tidak mungkin dilakukan, yang diperlukan hanyalah imajinasi," tegas Phelps.

Berbekal semangat dan kerja keras yang dibumbui imajinasi tersebut, Phelps akhirnya menumbangkan rekor Spitz di Olimpiade, yang bertahan sejak tahun 1972 atau 36 tahun silam.

Tolok ukur baru kini sudah dibuat Phelps "Si Raja Air", dan entah kapan baru bisa dipatahkan. Selamat, Phelps.

AS Tundukkan Juara Dunia


Beijing - Amerika Serikat bisa jadi akan kembali meraih emas Olimpiade cabang basket. Indikasinya adalah kemenangan atas tim juara dunia, Spanyol, di laga terakhir mereka.

Kemenangan yang didapat skuad AS pun diraih dengan skor meyakinkan. Kobe Bryant cs unggul telak 119-82 dalam pertandingan Grup B yang berakhir Minggu (17/8/2008) dinihari WIB.

Delapan pemain AS mampu mencetak dobel digit yang melanjutkan rekor sempurna mereka di Olimpiade 2008 ini. Adalah Le Bron James yang memimpin pengumpulan angka dengan 19 poin yang dicetaknya, diikuti Carmelo Anthony dan Dwyane Wade yang masing-masing mendonasikan 16 angka, sementara Chris Paul dan Kobe Bryant menambahkan 14 dan 11 poin lainnya.

Skuad besutan Mike Krzyzewski berpeluang memuncaki klasemen Grup B jika mampu menundukkan Jerman dalam pertandingan besok.

"Saya sangat puas dengan usaha yang telah kami lakukan seperti pertahanan yang kami bangun. Dan yang paling memuaskan adalah jumlah turnovers yang bisa kami paksakan (ke tim Spanyol)," ungkap Krzyzewski usai pertandingan seperti diberitakan Yahoosport.

Dari kubu Spanyol, Fernando Reyes memimpin perolehan angka dengan 19 poin yang dilesakkannya, sementara Paul Gasol membukukan 13 angka. Buat Tim Matador, ini merupakan kekalahan pertama mereka di Beijing 2008.