
Roma - Kemarahan tifosi AS Roma atas performa buruk yang masih ditunjukkan tim kesayangannya coba diredam beberapa pemain. Christian Panucci bahkan menjamin mereka akan bangkit dalam 10 hari.
Menyusul kekalahan 0-2 dari Juventus dua hari lalu, sekelompok suporter Giallorossi sampai menunggui kedatangan para pemainnya dari Turin. Mereka lalu melempari bus yang ditumpangi Panucci dkk, sebagai bukti betapa kecewanya mereka.
Panucci, yang adalah kapten kedua selama Francesco Totti cedera, menegaskan bahwa ia dan rekan-rekannya tidak berpura-pura tak sadar bahwa Il Lupo sedang bermasalah. Namun, jika fans bertindak melebihi kewajaran, hal tersebut juga tidak benar.
"Kami ini sebuah tim yang bisa keluar dari krisis dalam 10 hari," tukas bek veteran itu, sebagaimana dilansir dari situs Romanews.eu.
"Anda semua harus tetap tenang dan kami akan mengatasi semuanya," tambah dia kepada fans yang marah itu. "Anda 'kan tahu, saya tidak suka cari-cari alasan."
Permintaan serupa disampaikan gelandang Simone Perrotta. Ia mengatakan, melempari bus, menyerang dan mencemooh pemain bukanlah jawaban yang dibutuhkan.
"Ancaman tidak menyelesaikan apa-apa, dan kami sangat menyesali apa yang terjadi. Kami sedih dengan situasi ini. Saya tak habis pikir kenapa mesti begini," tukas Perrotta.
Roma hari Selasa (4/11/2008) malam atau Rabu dinihari WIB akan bertanding lagi, kali ini di Liga Champions. Jika kalah lagi melawan Chelsea, kemungkinan lolos ke babak 16 besar semakin tertutup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar