06 Desember 2008

Gallas yang Merasa Dipermalukan dan Terasing


Arsenal - Pencabutan ban kapten oleh Arsene Wenger disebut William Gallas telah mempermalukan dirinya. Juga diasingkan oleh rekannya di Arsenal, dia berencana hengkang di bursa transfer kedua nanti.

Bulan lalu ban kapten Gallas dicabut dan diberikan pada Cesc Farbregas menyusul aksi pembongkaran rahasia dapur Arsenal oleh bek Prancis itu pada media massa. Meski sudah sekian pekan berlalu, peristiwa tersebut tak akan mudah dilupakan Gallas.

Tindakan Wenger itu diakui Gallas sudah mempermalukan dirinya. Merasa tak lagi nyaman di Emirates Stadium, rencana angkat kaki pun terbersit.

"Dia masih merasa sangat dipermalukan setelah ban kaptennya dicabut dan kini dia mulai memikirkan rencana untuk pindah pada Januari mendatang. Menunggu musim panas terlalu lama," ungkap seorang kerabat dekat Gallas seperti diberitakan TheSun.

Hal lain yang mendorong bek 31 tahun itu untuk segera angkat koper adalah perasaan tidak nyaman karena diasingkan oleh rekan-rekannya sendiri. Meski masih dipercaya oleh Wenger menjadi pilar utama The Gunners, Gallas kini tak punya banyak teman di ruang ganti juga saat menggelar latihan.

"Dia merasa kesepian di ruang ganti dan saat latihan, dia kini tak punya banyak teman. William tak ingin kembali ke ke Prancis, tapi AC Milan telah menyatakan kalau mereka tertarik padanya dan itu akan menjadi opsi yang menarik," lanjut sumber tadi.

Milan memang sempat dikabarkan tertarik untuk mempekerjakan Gallas. Namun dalam pernyataannya kemarin, Carlo Ancelotti malah menyebut kalau Rossoneri tak akan kedatangan pemain baru pada bursa transfer kedua nanti.

Jadi, mau ke mana, Gallas?

Tidak ada komentar: